Mengenal TKDN: Tingkat Komponen Dalam Negeri dan Manfaatnya bagi Industri Lokal

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) merupakan strategi kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian industri dalam negeri. Artikel ini membahas tentang bagaimana TKDN menunjukkan presentase komponen buatan dalam negeri yang digunakan dalam suatu produk dan jasa. Baca selengkapnya.

12/2/20242 min read

Jakarta, [2 Desember 2024] – Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) merupakan strategi kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian industri dalam negeri. TKDN menunjukkan persentase komponen buatan dalam negeri yang digunakan dalam suatu produk atau jasa. Dengan penerapan TKDN, perusahaan dapat berkontribusi pada penguatan perekonomian nasional sekaligus meraih peluang lebih besar dalam pengadaan barang dan jasa.

Apa Itu TKDN?

TKDN adalah ukuran yang menghitung sejauh mana produk atau jasa menggunakan bahan baku, tenaga kerja, dan fasilitas dari dalam negeri. Sertifikasi TKDN menjadi salah satu syarat penting bagi perusahaan untuk memenangkan proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus membuka peluang di sektor strategi industri lainnya.

Jenis Perhitungan TKDN

Ada tiga jenis perhitungan TKDN yang diterapkan sesuai dengan jenis produk atau jasa yang dihasilkan:

  1. Perhitungan TKDN untuk Barang
    Perhitungan ini mencakup material yang digunakan, kewarganegaraan tenaga kerja, serta asal alat kerja. Setiap jenis barang yang diproduksi dengan proses dan bahan baku yang berbeda akan memiliki perhitungan TKDN tersendiri.

  2. Perhitungan TKDN untuk Jasa
    Pada jasa, TKDN dihitung berdasarkan kewarganegaraan tenaga kerja, alat dan fasilitas kerja, serta jasa umum yang digunakan. Biaya yang mencakup seluruh pengeluaran hingga pekerjaan selesai di lokasi (on-site).

  3. Perhitungan TKDN untuk Barang dan Jasa
    Kombinasi ini menghitung kontribusi lokal dari bahan baku hingga jasa yang terlibat, termasuk konstruksi, fabrikasi, dan fasilitas kerja. Semakin besar kontribusinya dalam negeri, semakin tinggi nilai TKDN produk atau jasa tersebut.

Manfaat Penerapan TKDN

Peningkatan penggunaan TKDN memberikan berbagai keuntungan baik bagi perusahaan maupun perekonomian nasional, di antaranya:

  1. Meningkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
    TKDN mendorong penggunaan material lokal berkualitas, memperkuat ekosistem industri nasional.

  2. Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
    Dengan meningkatnya produksi komponen dalam negeri, terciptalah lapangan kerja baru yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

  3. Penghematan Devisa
    Mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor, sehingga biaya produksi lebih efisien dan devisa negara dapat dihemat.

Rumus Perhitungan TKDN

TKDN dihitung menggunakan rumus sebagai berikut:
TKDN = Biaya (Bahan Langsung + Tenaga Kerja Langsung + Overhead)

Kesimpulan

Penerapan TKDN tidak hanya mendukung kemandirian industri dalam negeri, tetapi juga menjadi langkah strategi untuk menciptakan lapangan kerja, menghemat devisa, dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Dengan implementasi yang tepat, TKDN menjadi peluang besar bagi perusahaan untuk bersaing di pasar nasional dan internasional, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi negara.